Art Inspire menggelar kembali pameran seni, kini bertemakan life is life


Ini adalah tahun emas bagi “Art Inspire” menyelenggarakan pameran seni di Jakarta, lebih tepatnya di Golden Hour Space. Siapa sih yang tidak tahu Golden Hour Space? Kini semua kalangan mengetahui keberadaan Golden Hour Space terlebih generasi muda. Dengan memiliki konsep ruang publik seni dan kreativitas ini akan memberikan suatu pengalaman yang berbeda.

Art Insipire sengaja memilih lokasi di Golden Hour Space karena lokasi yang sangat strategis dan banyak di kunjungi. Lokasinya berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Pameran seni yang bertajuk life is life ini memiliki ruang tersendiri yang sudah disediakan oleh Golden Hour Space di Creative Hall. Pameran ini diselenggarakan indoor maupun outdoor. Art Inspire membangun relasi untuk kerjasama dengan pelaku seni lainnya. Makna logo dari Art Inspire adalah membuka gerbang seluas-luasnya bagi para pecinta seni agar terus dapat menyuguhkan hasil karya yang istimewa.

Beberapa tokoh seniman Indonesia turut serta dalam acara yang diselenggarakan Art Inspire ini.

Berikut adalah hasil karya seniman Indonesia yang berhasil memikat hati pecinta seni : 


1. Nyoman Masriadi








Sosok yang sering ditampilkan dalam lukisannya ini memuat fitur tubuh membulat,dan sosok yang ditampilkan Masriadi ini sering sekali merupakan turunan dari video game dan juga komik. Melalui imajinasi subjeknya, Masriadi mengulang persepsi sosok manusia dan mewujudkannya sebagai ikon yang dimilikinya.

2. Naufal Abshar


“Seni enggak mengenal istilah benar-salah. Pohon bisa jadi warna merah, laut bisa jadi warna kuning, sesuai perspektif dan imajinasi pelukisnya. Itu yang membuat saya ingin menjadi seniman.” - Naufal

3. Soni Irawan







Dengan multi talenta yang dimilikinya, ia menghasilkan karya seni. Pendiri band eksperimental Yogyakarta Seek Six Sick  berhasil menyatukan semangat dan energi musik ke dalam lukisan yang dibuatnya. Musik noise rock menjadi landasan karya seni yang dihasilkannya.

4. Dedi Sufriadi








Dedi Sufriadi mencari jalan keluar untuk menyalurkan minat akademis melukisnya pada Eksistensialisme karena seni rupa setelah Suharto sering bermunculan dengan pendekatan realisme. Menggunakan warna yang kuat lalu diaplikasikan melalui kanvas cukup besar dan memilki karaktersitik tersendiri dengan adanya coretan teks, hal itu menjelaskan mengenai gaya Ekspresionisme. Dedi memilih untuk menunjukan power dari pendekatan gaya artistiknya.

5. Anton Afganial








Lukisan Anton mengusung tema kekacauan yang terkendali. Melihat latar belakang beliau sebagai orang Madura yang di  mana berani memadu padankan warna-warna nan mencolok. Nuansa yang terlihat seperti batik, namun Anton mengatakan bahwa lukisan-lukisan karyanya dikaitkan dengan penggunaan garis-garis yang sudah ditetapkan untuk menekankan pada bentuk serta wujud didalam lukisan. Anton menginginkan dari proses artistiknya itu spontan, karena beliau seringkali tergerak oleh situasi di kehidupan manusia, seperti konflik, cinta, identias budaya, dan keseimbangan. Semua karya lukisan yang dihasilkan Anton tercipta dengan adanya energi, antusiasme, emosi, kontradiksi, serta keingintahuan.

Pengunjung sangat menikmati pameran seni

Suasana outdoor





 

 

 

 

 

Suasana indoor
 







Para pecinta seni ataupun penikmat seni art sangat antusias dengan adanya pameran ini. Memang tidak free, tetapi harga masuk pameran seni ini terbilang cukup pas di kantong remaja. Harga tiket masuk (HTM) sebesar 25 ribu rupiah saja. Sangat terjangkau bukan?

Dengan adanya HTM nantinya akan di donasikan kepada teman-teman #artinspirelovers yang membutuhkan. Pameran seni life is life di selenggarakan selama seminggu. Mulai dari 1 Juni - 7 Juni 2023 di Kebayoan Baru, Jakarta Selatan.

Tidak mengapa jikalau anda ingin datang sendiri, berdua pasangan, ataupun beramai-ramai dengan teman tercinta. Melepas penat yang ada di kepala, ini waktunya anda pergi ke pameran Art Inspire. Karena banyak sekali hasil karya seni dari seniman-seniman berbakat di Indonesia. Sayang jika dilewatkan, tempat yang Instagramable ini harus dikunjungi. Menambah wawasan tidak harus selalu terpaku dengan buku saja, mendatangi tempat untuk menambah pengetahuan tidak menjadi masalah. Pameran ini banyak mengajarkan makna dari kehidupan, luapan emosi, kekacauan, asmara, dan keseimbangan hidup.



“Senja di ambang pilu”

Makna yang tersirat didalamnya yaitu tentang merindukan seorang kekasih karena ada jarak yang memisahkan. Dilema antara ingin berpisah atau tetap bersama, rela menumpuk kerinduan perjumpaan dengan kekasih.  




“Show my energy”

Di dalam diri kita terdapat sisi yang tidak bisa diperlihatkan secara langsung, dan biasanya hanya orang-orang terdekat saja bisa memahami.

Banyak sekali karya seni yang dipamerkan Art Inspire, pengunjung pun tidak henti-hentinya terus berdatangan, ada yang hanya sekadar foto, lalu ada yang melihat, memperhatikan dengan teliti, membaca arti makna dari lukisan tersebut. Dan lebih luar biasanya lagi semua kalangan hadir. Sistem untuk mengunjungi pameran ini sangatlah mudah dengan mengunjungi laman Instagram kami yaitu @thisart_inspire anda bisa mendapatkan informasi lengkap.

Yuk kita simak hasil karya seniman Indonesia yang berbakat serta memberikan ide yang cemerlang untuk seniman yang lain.







Menarik bukan? 

Mari agendakan untuk berkunjung ke Art Inspire bersama orang tersayang.


Alamat        : Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
No Telepon : 0817 7724 5643
Email          : artinspire@gmail.com
Instagam    : @thisart_inspire




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gagal

Perjalanan

Kreatifitas tak terhenti, meski publik di batasi